Gangguan Jiwa dibagi menjadi 2 yaitu:
- Berat (Psikosis)
- Ringan (Neurosis)

Mengenal Gangguan Jiwa Berat dikenal juga sebagai SKIZOFRENIA dimana si penderita gangguan jiwa ini mengalami kemunduran dalam fungsi sebgai manusia. Kemunduran yang nampak meliputi:
- Fungsi peran (belajar atau pekerjaan)
- Fungsi hubungan sosial
- Penggunaan waktu senggang.
- Perawatan diri.

Proses Berpikir.
Cara berpikir penderita ini aneh dan keanehan itu nampak antara lain :
- Mendengar suara-suara (halusinasi)
- Ambivalensi.
- Terdapat waham.
- Alur bicara yang kacau (inkoherensi)
- Merasa diri tidak sakit.
- Merasa diri sendiri yang paling benar (egosentris)

Keadaan alam perasaan / suasana perasaan
Biasanya lebih peka dari orang normal/sehat, misal: mudah tersinggung, mudah marah, sensitif terhadap hal-hal yang kecil.

Daniel Goleman (Pencetus EI) menyebutkan bahwa kecerdasan emosi jauh lebih berperan ketimbang IQ atau keahlian dalam menentukan siapa yang akan jadi bintang dalam suatu pekerjaan.

Lewat suatu penelitian terhadap lebih dari 500 perusahaan, ia menyimpulkan bahwa -tidak seperti IQ – EQ dapat diperbaiki ! , dan kita semua punya potensi untuk melakukannya. Bagaimana kita dapat meningkatkannya?

1. Membaca situasi
Dengan memperhatikan situasi sekitar kita, kita akan mengetahui apa yang harus dilakukan.

2. Mendengarkan dan menyimak lawan bicara
Kita yang selalu merasa benar punya kecenderungan untuk tidak mendengarkan kata orang lain. Luangkan waktu untuk melakukannya, maka kita akan tahu apa yang sebenarnya terjadi.

1. Pengertian Kecerdasan Emosi

Kecerdasan emosi atau dikenal dengan istilah Emotional Intelligence (EI) adalah kemampuan untuk mengerti dan mengendalikan emosi. Termasuk di dalamnya kemampuan untuk membina hubungan dengan orang lain di sekitarnya. EI ini tidak saling bertabrakan dengan IQ karena memang punya wilayah ‘kekuasaan’ yang berbeda. IQ umumnya berhubungan dengan kemampuan berpikir kritis dan analitis, dan diasosiasikan dengan otak kiri. Sementara, EI lebih banyak berhubungan dengan perasaan dan emosi (otak kanan). Kalau ingin mendapatkan tingkah laku yang cerdas maka kemampuan emosi juga harus diasah. Karena untuk dapat berhubungan dengan orang lain secara baik kita memerlukan kemampuan untuk mengerti dan mengendalikan emosi diri dan orang lain secara baik. Di sinilah fungsi dari kecerdasan emosi.

1. Buah Pepaya
- Pepaya adalah buah yang membantu mempercepat proses pencernaan protein
- Melancarkan buang air kecil
- Pepaya yang belum matang membantu pemulihan rahim kandungan
- Bagus untuk wanita dengan siklus haid yang tidak teratur
- Bijinya merupakan obat cacing ataupun bakteri yang baik.
- Dapat digunakan untuk kecantikan kulit ( bagus untuk kulit yang sensitif, ataupun melindungi kulit dari sinar matahari)

Siapakah orangnya yang belum pernah mendengar nama Abraham Lincoln,presiden Amerika ke-16? Dia adalah salah satu presiden Amerika yang terbesar sepanjang sejarah Amerika, dan turut berjasa dalam menghapuskan perbudakan di dunia, namun banyak orang tidak mengetahui bagaimana Abraham Lincoln mengalami “jatuh bangun”dalam kehidupannya untuk mencapai posisi tersebut. Mari kita sekilas mencermati perjalanan kehidupan Abraham Lincoln :

Usia 22 : gagal dalam bisnis

Usia 23 : kalah dalam pemilihan legislatif

Usia 24 : kalah dalam pemilihan di Buenos